Skip to main content

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَامُكُمْ بِالَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاۤؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ  ( ٱلرُّوم: ٢٣ )

wamin
وَمِنْ
dan diantara
āyātihi
ءَايَٰتِهِۦ
ayat-ayat-Nya
manāmukum
مَنَامُكُم
tidurmu
bi-al-layli
بِٱلَّيْلِ
diwaktu malam
wal-nahāri
وَٱلنَّهَارِ
dan siang hari
wa-ib'tighāukum
وَٱبْتِغَآؤُكُم
dan usaha pencarianmu
min
مِّن
dari/sebagian
faḍlihi
فَضْلِهِۦٓۚ
karunia-Nya
inna
إِنَّ
sesungguhnya
فِى
pada
dhālika
ذَٰلِكَ
yang demikian
laāyātin
لَءَايَٰتٍ
benar-benar tanda-tanda
liqawmin
لِّقَوْمٍ
bagi kaum
yasmaʿūna
يَسْمَعُونَ
mereka mendengarkan

“Wa Min 'Āyātihi Manāmukum Bil-Layli Wa An-Nahāri Wa Abtighā'uukum Min Fađlihi 'Inna Fī Dhālika L'āyātin Liqawmin Yasma`ūna.” (ar-Rūm/30:23)

Artinya:

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Rum: 23)

Allah menciptakan pergantian siang dan malam sebagai bukti kekuasaan dan rahmat-Nya. Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya yang lain ialah tidurmu untuk istirahat pada waktu malam setelah kamu beraktivitas pada siang hari, dan pada siang hari kamu beraktivitas kembali, dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya berupa rezeki yang telah diatur oleh-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kebesaran dan keesaan-Nya bagi kaum yang mendengarkan dengan saksama agar dapat menumbuhkan sifat kanaah (menerima dengan ikhlas segala karunia-Nya) dan kemantapan jiwa serta kesadaran penuh atas kemahakuasaan-Nya.