Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
تِلْكَ
itulah
أُمَّةٌ
umat
قَدْ
sungguh
خَلَتْۖ
telah lalu
لَهَا
baginya
مَا
apa
كَسَبَتْ
telah ia usahakan
وَلَكُم
dan bagimu
مَّا
apa
كَسَبْتُمْۖ
sudah kamu usahakan
وَلَا
dan tidak
تُسْـَٔلُونَ
kamu akan ditanya
عَمَّا
tentang apa
كَانُوا۟
adalah mereka
يَعْمَلُونَ
mereka kerjakan

Tilka 'Ummatun Qad Khalat Lahā Mā Kasabat Wa Lakum Mā Kasabtum Wa Lā Tus'alūna `Ammā Kānū Ya`malūna.

Tafsir Bahasa:

Itulah umat yang telah lalu. Baginya apa yang telah mereka usahakan dan bagimu apa yang telah kamu usahakan. Dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang apa yang dahulu mereka kerjakan.

(134) Ayat ini mengisyaratkan umat-umat yang dahulu dan perbuatan mereka, yaitu umat Nabi Ibrahim dan nabi-nabi yang didoakannya, yang telah diterangkan pada ayat sebelum ini. Ayat ini menegaskan bahwa manusia itu dinilai dan dibalas berdasarkan amalnya, tidak seorang pun yang dapat menolong mereka selain Allah.