Skip to main content

قَالَ بَلْ فَعَلَهٗ كَبِيْرُهُمْ هٰذَا فَسْـَٔلُوْهُمْ اِنْ كَانُوْا يَنْطِقُوْنَ   ( ٱلْأَنْبِيَاء: ٦٣ )

qāla
قَالَ
(Ibrahim) berkata
bal
بَلْ
bahkan/sebenarnya
faʿalahu
فَعَلَهُۥ
melakukannya
kabīruhum
كَبِيرُهُمْ
yang besar dari mereka
hādhā
هَٰذَا
ini
fasalūhum
فَسْـَٔلُوهُمْ
maka tanyakan kepada mereka
in
إِن
jika
kānū
كَانُوا۟
mereka adalah
yanṭiqūna
يَنطِقُونَ
mereka berbicara

“Qāla Bal Fa`alahu Kabīruhum Hādhā Fās'alūhum 'In Kānū Yanţiqūna.” (al-ʾAnbiyāʾ/21:63)

Artinya:

“Dia (Ibrahim) menjawab, “Sebenarnya (patung) besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara.”” (QS. Al-Anbiya': 63)

Ibrahim menjawab dengan jawaban yang mengejutkan untuk memberi pelajaran kepada mereka. Beliau berpura-pura tidak mengaku dirinya yang merusak patung-patung itu. Dia menjawab, “Sebenarnya patung besar itu yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada mereka, jika mereka dapat berbicara.” Melalui jawaban ini pemuda Ibrahim menyadarkan mereka bahwa patung itu tidak patut disembah.