Skip to main content

الَّذِيْنَ يُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ   ( ٱلنَّمْل: ٣ )

alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
yuqīmūna
يُقِيمُونَ
(mereka) mendirikan
l-ṣalata
ٱلصَّلَوٰةَ
sholat
wayu'tūna
وَيُؤْتُونَ
dan mereka menunaikan
l-zakata
ٱلزَّكَوٰةَ
zakat
wahum
وَهُم
dan mereka
bil-ākhirati
بِٱلْءَاخِرَةِ
dengan akhirat
hum
هُمْ
mereka
yūqinūna
يُوقِنُونَ
mereka yakin

“Al-Ladhīna Yuqīmūna Aş-Şalāata Wa Yu'utūna Az-Zakāata Wa Hum Bil-'Ākhirati Hum Yūqinūna.” (an-Naml/27:3)

Artinya:

“(yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan mereka meyakini adanya akhirat.” (QS. An-Naml: 3)

Orang yang beriman adalah orang-orang melaksanakan salat sesuai dengan syarat dan rukunnya, dan melakukannya terus menerus sepanjang hayat, dan menunaikan zakat, sebagai bentuk kewajiban dan rasa syukur kepada Allah atas limpahan rezeki-Nya, dan mereka meyakini adanya kebangkitan manusia dan kehidupan abadi pada hari akhirat.