laksana mutiara yang tersimpan baik. (QS. [56] Al-Waqi'ah : 23)
1 Tafsir Ringkas Kemenag
Mereka laksana mutiara yang tersimpan baik dan tidak ternoda oleh apa pun.
2 Tafsir Lengkap Kemenag
Ayat ini mengungkapkan di dalam surga itu ada bidadaribidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik. Bidadari bagaikan mutiara yang belum tersentuh tangan dan bersih dari debu sangat cantik dan memesona. Pada umumnya para mufasir menafsirkan ayat ini bahwa yang dimaksud dengan hawariyyun adalah perempuan yang putih, matanya sangat jelas warna putih dan hitamnya. Firman Allah: Bidadari-bidadari yang dipelihara di dalam kemah-kemah. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin sebelumnya. (arRahman/55: 72-74) Firman Allah dalam ayat lain: Mereka bersandar di atas dipan-dipan yang tersusun dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah. (ath-thur/52: 20)
3 Tafsir Ibnu Katsir
Firman Allah Swt.:
laksana mutiara yang tersimpan. (Al-Waqi'ah: 23)
Yakni penampilan mereka seakan-akan seperti mutiara dalam hal keputihan dan kejernihannya, sebagaimana yang telah disebutkan dalam tafsir surat Ash-Shaffat.
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. (Ash-Shaffat: 49)
Dan dalam tafsir surat Ar-Rahman telah disebutkan pula gambaran tentang bidadari surga ini. Karena itulah maka dalam firman selanjutnya dari surat ini disebutkan:
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. (Al-Waqi'ah: 24)
Yaitu semua sajian yang Kami suguhkan kepada mereka merupakan balasan dari amal baik yang telah mereka kerjakan (selama di dunia).
4 Tafsir Al-Jalalain
(Laksana mutiara yang tersimpan) yang disimpan dan terpelihara.
5 Tafsir Quraish Shihab (Al-Misbah)
Di sana juga terdapat wanita-wanita yang bermata lebar. Kebeningan dan keanggunannya bagaikan mutiara yang terlindungi. Balasan ini diberikan kepada mereka yang berbuat saleh di dunia.