Skip to main content

وَيْلٌ يَّوْمَىِٕذٍ لِّلْمُكَذِّبِيْنَ   ( ٱلْمُرْسَلَات: ٢٨ )

waylun
وَيْلٌ
kecelakaan
yawma-idhin
يَوْمَئِذٍ
pada hari itu
lil'mukadhibīna
لِّلْمُكَذِّبِينَ
bagi orang-orang yang mendustakan

“Waylun Yawma'idhin Lilmukadhdhibīna.” (al-Mursalāt/77:28)

Artinya:

“Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan (kebenaran).” (QS. Al-Mursalat: 28)

27-28. Dan di samping nikmat di atas Kami juga jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi lagi kokoh, sehingga menjadikan bumi tetap stabil, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar? Celakalah pada hari itu, bagi mereka yang mendustakan kebenaran.29-31. Pada bagian terdahulu dijelaskan tentang ancaman Allah kepada yang durhaka. Kelompok ayat ini menerangkan sekelumit ancaman tersebut nanti di akhirat. Akan dikatakan kepada mereka, “Pergilah kamu wahai para pendurhaka, mendapatkan apa azab yang dahulu kamu dustakan. Pergilah kamu mendapatkan naungan asap api neraka yang mempunyai tiga cabang, yang tidak melindungi yaitu tidak menaungi dari panasnya api neraka, dan tidak pula menolak jilatan nyala api neraka yang sangat panas.”