Skip to main content

قُلْ لَّوْ شَاۤءَ اللّٰهُ مَا تَلَوْتُهٗ عَلَيْكُمْ وَلَآ اَدْرٰىكُمْ بِهٖ ۖفَقَدْ لَبِثْتُ فِيْكُمْ عُمُرًا مِّنْ قَبْلِهٖۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ  ( يُونُس: ١٦ )

qul
قُل
katakanlah
law
لَّوْ
jikalau
shāa
شَآءَ
menghendaki
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
مَا
tidak
talawtuhu
تَلَوْتُهُۥ
kubacakan ia/ayat
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
atas kalian
walā
وَلَآ
dan tidak
adrākum
أَدْرَىٰكُم
Dia beritahukan kepadamu
bihi
بِهِۦۖ
dengannya
faqad
فَقَدْ
maka sesungguhnya
labith'tu
لَبِثْتُ
aku telah tinggal
fīkum
فِيكُمْ
padamu/bersamamu
ʿumuran
عُمُرًا
beberapa masa
min
مِّن
dari
qablihi
قَبْلِهِۦٓۚ
sebelumnya
afalā
أَفَلَا
apakah tidak
taʿqilūna
تَعْقِلُونَ
kalian menggunakan akal

“Qul Law Shā'a Allāhu Mā Talawtuhu `Alaykum Wa Lā 'Adrākum Bihi Faqad Labithtu Fīkum `Umurāan Min Qablihi 'Afalā Ta`qilūna.” (al-Yūnus/10:16)

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Jika Allah menghendaki, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan Allah tidak (pula) memberitahukannya kepadamu.” Aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya (sebelum turun Al-Qur'an). Apakah kamu tidak mengerti?” (QS. Yunus: 16)

Setelah menolak permintaan kaum musyrik untuk mendatangkan kitab selain Al-Qur'an atau mengubah sebagian isinya, lalu Allah berfirman, Katakanlah wahai Nabi Muhammad, "Jika Allah menghendaki aku tidak membacakan dan menyampaikan Al-Qur'an kepada kamu, niscaya aku tidak membacakannya kepadamu dan jika Allah tidak pula berkehendak memberitahukan wahyu yang diturunkan kepadaku, maka Dia tidak memberitahukannya kepadamu." Aku telah tinggal bersamamu beberapa lama sebelumnya, yakni selama 40 tahun sebelum turunnya AlQur'an dan selama masa itu aku tidak pernah berbohong serta tidak pernah berbicara dan menyampaikan hal seperti ini. Apakah kamu tidak mengerti ayat-ayat itu dan tidak memikirkan kandungannya?