Skip to main content

وَامْرَاَتُهٗ قَاۤىِٕمَةٌ فَضَحِكَتْ فَبَشَّرْنٰهَا بِاِسْحٰقَۙ وَمِنْ وَّرَاۤءِ اِسْحٰقَ يَعْقُوْبَ  ( هُود: ٧١ )

wa-im'ra-atuhu
وَٱمْرَأَتُهُۥ
dan isterinya
qāimatun
قَآئِمَةٌ
berdiri
faḍaḥikat
فَضَحِكَتْ
lalu ia tertawa/tersenyum
fabasharnāhā
فَبَشَّرْنَٰهَا
maka Kami sampaikan kabar gembira kepadanya
bi-is'ḥāqa
بِإِسْحَٰقَ
dengan Ishaq
wamin
وَمِن
dan dari
warāi
وَرَآءِ
belakang/sesudah
is'ḥāqa
إِسْحَٰقَ
Ishaq
yaʿqūba
يَعْقُوبَ
Ya'qub

“Wa Amra'atuhu Qā'imatun Fađaĥikat Fabashsharnāhā Bi'isĥāqa Wa Min Warā'i 'Isĥāqa Ya`qūba.” (Hūd/11:71)

Artinya:

“Dan istrinya berdiri lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya kabar gembira tentang (kelahiran) Ishak dan setelah Ishak (akan lahir) Yakub.” (QS. Hud: 71)

Dan istrinya, Sarah, yang sedang berdiri dan mendengar perbincangan mereka, lalu dia pun tersenyum gembira mendengar hal tersebut dan hilanglah rasa takut dan curiga, maka Kami sampaikan kepadanya kabar gembira tentang kelahiran seorang putra yang memiliki pengetahuan luas yang kelak akan diberi nama Ishak dan setelah Ishak kemudian akan lahir dari keturunannya seorang putra bernama Yakub (Lihat: Surah az-Zariyat/51: 28).