Skip to main content

وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ اِخْوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ   ( الحجر: ٤٧ )

wanazaʿnā
وَنَزَعْنَا
dan Kami cabut/hilangkan
مَا
apa
فِى
didalam
ṣudūrihim
صُدُورِهِم
dada/hati mereka
min
مِّنْ
dari
ghillin
غِلٍّ
rasa dengki
ikh'wānan
إِخْوَٰنًا
bersaudara
ʿalā
عَلَىٰ
diatas
sururin
سُرُرٍ
dipan
mutaqābilīna
مُّتَقَٰبِلِينَ
mereka berhadap-hadapan

Wa Naza`nā Mā Fī Şudūrihim Min Ghillin 'Ikhwānāan `Alaá Sururin Mutaqābilīna. (al-Ḥijr 15:47)

Artinya:

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka; mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS. [15] Al-Hijr : 47)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Allah menjelaskan dalam ayat-ayat berikut kondisi kejiwaan dan hubungan timbal-balik di antara orang-orang yang bertakwa di surga. Allah menyatakan, "Dan di surga kelak akan Kami lenyapkan segala rasa dendam, benci, dengki, dan iri yang ada dan terpendam dalam hati mereka selama di dunia. Dengan demikian, mereka merasa bersaudara dan bersahabat satu dengan lainnya dalam suasana bahagia dan gembira. Mereka duduk saling berhadapan di atas dipan-dipan yang telah disiapkan bagi mereka. (Lihat: Surah al-Wa qi'ah/56: 15“23)