Skip to main content

وَعَلَى الَّذِيْنَ هَادُوْا حَرَّمْنَا مَا قَصَصْنَا عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ ۗوَمَا ظَلَمْنٰهُمْ وَلٰكِنْ كَانُوْٓا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ   ( ٱلنَّحْل: ١١٨ )

waʿalā
وَعَلَى
dan atas
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
hādū
هَادُوا۟
Yahudi
ḥarramnā
حَرَّمْنَا
Kami haramkan
مَا
apa
qaṣaṣnā
قَصَصْنَا
Kami ceritakan
ʿalayka
عَلَيْكَ
atasmu
min
مِن
dari
qablu
قَبْلُۖ
sebelum
wamā
وَمَا
dan tidaklah
ẓalamnāhum
ظَلَمْنَٰهُمْ
Kami menganiaya mereka
walākin
وَلَٰكِن
akan tetapi
kānū
كَانُوٓا۟
adalah mereka
anfusahum
أَنفُسَهُمْ
diri mereka
yaẓlimūna
يَظْلِمُونَ
mereka menganiaya

“Wa `Alaá Al-Ladhīna Hādū Ĥarramnā Mā Qaşaşnā `Alayka Min Qablu Wa Mā Žalamnāhum Wa Lakin Kānū 'Anfusahum Yažlimūna.” (an-Naḥl/16:118)

Artinya:

“Dan terhadap orang Yahudi, Kami haramkan apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu (Muhammad). Kami tidak menzalimi mereka, justru merekalah yang menzalimi diri sendiri.” (QS. An-Nahl: 118)

Dan ingatlah, wahai Nabi Muhammad, bahwa terhadap orang Yahudi Kami haramkan banyak hal, di antaranya apa yang telah Kami ceritakan dahulu kepadamu di ayat yang lain (al-An'a m/6: 146). Kami tidak menzalimi mereka dengan mengharamkan semua itu, justru merekalah yang menzalimi diri sendiri dengan berbuat berbagai kemaksiatan.