Skip to main content

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنْ ذِى الْقَرْنَيْنِۗ قُلْ سَاَتْلُوْا عَلَيْكُمْ مِّنْهُ ذِكْرًا ۗ  ( ٱلْكَهْف: ٨٣ )

wayasalūnaka
وَيَسْـَٔلُونَكَ
dan mereka akan bertanya kepadamu
ʿan
عَن
dari/tentang
dhī
ذِى
Zulqarnain
l-qarnayni
ٱلْقَرْنَيْنِۖ
Zulqarnain
qul
قُلْ
katakanlah
sa-atlū
سَأَتْلُوا۟
akan aku bacakan
ʿalaykum
عَلَيْكُم
atas kalian
min'hu
مِّنْهُ
daripadanya
dhik'ran
ذِكْرًا
peringatan/cerita

“Wa Yas'alūnaka `An Dhī Al-Qarnayni Qul Sa'atlū `Alaykum Minhu Dhikrāan.” (al-Kahf/18:83)

Artinya:

“Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah, “Akan kubacakan kepadamu kisahnya.”” (QS. Al-Kahf: 83)

Usai menjelaskan kisah perjalanan Nabi Musa dalam rangka mencari ilmu kepada seorang hamba yang saleh, pada ayat-ayat berikut Allah menceritakan kisah perjalanan jihad Zulkarnain. Cerita itu dikisahkan untuk menjawab pertanyaan kaum kafir Mekah kepada Nabi Muhammad. Wahai Nabi Muhammad, mereka bertanya kepadamu tentang jati diri Zulkarnain. Katakanlah kepada mereka, “Dengan izin Allah, akan kubacakan kepadamu kisahnya agar kamu dapat memperoleh pelajaran darinya.”