Skip to main content

يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَوْفُوْا بِعَهْدِيْٓ اُوْفِ بِعَهْدِكُمْۚ وَاِيَّايَ فَارْهَبُوْنِ  ( ٱلْبَقَرَة: ٤٠ )

yābanī
يَٰبَنِىٓ
Wahai keturunan
is'rāīla
إِسْرَٰٓءِيلَ
Israil
udh'kurū
ٱذْكُرُوا۟
ingatlah
niʿ'matiya
نِعْمَتِىَ
nikmatKu
allatī
ٱلَّتِىٓ
yang
anʿamtu
أَنْعَمْتُ
Aku telah anugerahkan
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
atas kalian
wa-awfū
وَأَوْفُوا۟
dan penuhilah
biʿahdī
بِعَهْدِىٓ
dengan janji kepadaKu
ūfi
أُوفِ
Aku penuhi
biʿahdikum
بِعَهْدِكُمْ
dengan janji kalian
wa-iyyāya
وَإِيَّٰىَ
dan kepadaKulah
fa-ir'habūni
فَٱرْهَبُونِ
kamu harus tunduk

“Yā Banī 'Isrā'īla Adhkurū Ni`matī Allatī 'An`amtu `Alaykum Wa 'Awfū Bi`ahdī 'Ūfi Bi`ahdikum Wa 'Īyāya Fārhabūnī.” (al-Baq̈arah/2:40)

Artinya:

“Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu. Dan penuhilah janjimu kepada-Ku, niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu, dan takutlah kepada-Ku saja.” (QS. Al-Baqarah: 40)

Ayat ini dan beberapa ayat setelahnya berbicara tentang Bani Israil, yakni anak keturunan Israil, nama lain dari Nabi Yakub, cucu Nabi Ibrahim. Mereka juga dikenal dengan sebutan Yahudi. Wahai Bani Israil! Ingatlah dan renungkanlah nikmat-nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan nenek moyangmu seperti turunnya petunjuk-petunjuk Ilahi, penyelamatan dari musuh-musuhmu, dan lain-lain. Dan penuhilah janjimu kepada-Ku yang telah kamu nyatakan di dalam jiwamu, niscaya Aku penuhi pula janji-Ku kepadamu dengan memberi keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia serta pahala dan surga di akhirat nanti, dan takutlah serta tunduklah kamu hanya kepada-Ku saja.