Skip to main content

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى   ( طه: ١٣٢ )

wamur
وَأْمُرْ
dan suruhlah
ahlaka
أَهْلَكَ
keluargamu/ummatmu
bil-ṣalati
بِٱلصَّلَوٰةِ
dengan sholat
wa-iṣ'ṭabir
وَٱصْطَبِرْ
dan berteguhlah/bersabarlah
ʿalayhā
عَلَيْهَاۖ
atasnya
لَا
Kami tidak
nasaluka
نَسْـَٔلُكَ
minta kepadamu
riz'qan
رِزْقًاۖ
rezeki
naḥnu
نَّحْنُ
Kami
narzuquka
نَرْزُقُكَۗ
Kami memberi rezekimu
wal-ʿāqibatu
وَٱلْعَٰقِبَةُ
dan akibat
lilttaqwā
لِلتَّقْوَىٰ
bagi orang yang bertakwa

“Wa 'Mur 'Ahlaka Biş-Şalāati Wa Aşţabir `Alayhā Lā Nas'aluka Rizqāan Naĥnu Narzuquka Wa Al-`Āqibatu Lilttaqwaá.” (Ṭāʾ Hāʾ/20:132)

Artinya:

“Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS. Taha: 132)

Setelah memahami apa yang akan terjadi pada orang musyrik dan kafir, maka taatlah kepada-Nya dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Wahai nabi Muhammad, Kami tidak meminta rezeki kepadamu, melainkan Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Orang yang taat akan mendapat pahala, dan akibat yang baik itu adalah balasan yang paling layak bagi orang yang bertakwa.