Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَلَا
dan jangan
تَهِنُوا۟
kamu lemah
وَلَا
dan jangan
تَحْزَنُوا۟
kamu bersedih hati
وَأَنتُمُ
dan kalian
ٱلْأَعْلَوْنَ
lebih tinggi
إِن
jika
كُنتُم
kalian adalah
مُّؤْمِنِينَ
orang-orang yang beriman

Wa Lā Tahinū Wa Lā Taĥzanū Wa 'Antum Al-'A`lawna 'In Kuntum Mu'uminīna.

Tafsir Bahasa:

Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman.

(139) Ayat ini menghendaki agar kaum Muslimin jangan bersifat lemah dan bersedih hati, meskipun mereka mengalami pukulan berat dan penderitaan yang cukup pahit dalam Perang Uhud, karena kalah atau menang dalam suatu peperangan adalah hal biasa yang termasuk dalam ketentuan Allah. Yang demikian itu hendaklah dijadikan pelajaran. Kaum Muslimin dalam peperangan sebenarnya mempunyai mental yang kuat dan semangat yang tinggi serta lebih unggul jika mereka benar-benar beriman.