Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
إِنَّ
sesungguhnya
هَٰذَا
ini
لَهُوَ
adalah ia
ٱلْقَصَصُ
cerita
ٱلْحَقُّۚ
yang benar
وَمَا
dan tidak
مِنْ
dari
إِلَٰهٍ
Tuhan
إِلَّا
kecuali
ٱللَّهُۚ
Allah
وَإِنَّ
dan sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
لَهُوَ
sungguh Dia
ٱلْعَزِيزُ
Maha Perkasa
ٱلْحَكِيمُ
Maha Bijaksana

'Inna Hādhā Lahuwa Al-Qaşaşu Al-Ĥaqqu Wa Mā Min 'Ilahin 'Illā Allāhu Wa 'Inna Allāha Lahuwa Al-`Azīzu Al-Ĥakīmu.

Tafsir Bahasa:

Sungguh, ini adalah kisah yang benar. Tidak ada tuhan selain Allah, dan sungguh, Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.

(62) Kisah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, tentang Nabi Isa itu, itulah yang benar, bukan pendapat orang Nasrani dan bukan pula pendapat orang Yahudi. Tidak ada Tuhan yang wajib disembah melainkan Allah karena Allah yang menciptakan segala sesuatu dan tidak satu pun yang dapat menyamai-Nya. Di dalam ayat ini jelas terdapat suatu bantahan terhadap orang Nasrani yang mengatakan bahwa Allah salah satu dari oknum yang tiga. Pada ayat yang lain Allah berfirman; Sungguh, telah kafir orang-orang yang mengatakan bahwa Allah adalah yang ketiga dari yang tiga, ¦ (al-Ma'idah/5; 73). Kemudian Allah menegaskan lagi bahwa Allah-lah yang Mahaperkasa Yang Mahabijaksana, tak ada yang dapat menandingi-Nya.