Skip to main content

صۤ ۗوَالْقُرْاٰنِ ذِى الذِّكْرِۗ  ( ص: ١ )

sad
صٓۚ
shad
wal-qur'āni
وَٱلْقُرْءَانِ
demi Al Quran
dhī
ذِى
mempunyai
l-dhik'ri
ٱلذِّكْرِ
peringatan

“Şād Wa Al-Qur'āni Dhī Adh-Dhikri.” (Ṣād/38:1)

Artinya:

“Shad, demi Al-Qur'an yang mengandung peringatan.” (QS. Sad: 1)

Pada ayat terakhir Surah as-Sàffàt Allah menjelaskan perjuangan Rasulullah dan sahabat dalam menegakkan ajaran tauhid. Meski mendapat tantangan besar, tetapi dengan kesabaran dan kegigihan mereka akhirnya memperoleh kemenangan. Tema itu dilanjutkan dengan pembicaraan pada awal surah ini yang menegaskan bahwa upaya orang kafir menghalangi tersebarnya ajaran tauhid pasti berakhir dengan kehancuran. Allah memulai surah ini dengan fawatih as-suwar "Sad" untuk menarik perhatian lawan bicara supaya memperhatikan dengan seksama pesan-pesan yang akan disampaikan. Demi Al-Qur'an yang mengandung peringatan, memiliki kedudukan yang mulia, dan mengandung hukum-hukum yang sempurna.