Skip to main content

مَا يَفْعَلُ اللّٰهُ بِعَذَابِكُمْ اِنْ شَكَرْتُمْ وَاٰمَنْتُمْۗ وَكَانَ اللّٰهُ شَاكِرًا عَلِيْمًا ۔  ( ٱلنِّسَاء: ١٤٧ )

مَّا
apa/mengapa
yafʿalu
يَفْعَلُ
berbuat
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
biʿadhābikum
بِعَذَابِكُمْ
dengan menyiksa kamu
in
إِن
jika
shakartum
شَكَرْتُمْ
kamu bersyukur
waāmantum
وَءَامَنتُمْۚ
dan kamu beriman
wakāna
وَكَانَ
dan adalah
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
shākiran
شَاكِرًا
Maha Mensyukuri
ʿalīman
عَلِيمًا
Maha Mengetahui

“Mā Yaf`alu Allāhu Bi`adhābikum 'In Shakartum Wa 'Āmantum Wa Kāna Allāhu Shākirāan `Alīmāan.” (an-Nisāʾ/4:147)

Artinya:

“Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.” (QS. An-Nisa': 147)

Apa yang dilakukan, yaitu apa manfaat yang Allah dapatkan dengan memberikan hukuman dan siksaan terhadap kamu, jika kamu bersyukur dan beriman kepada-Nya? Sama sekali tidak ada. Dan Allah selamanya, dari dahulu hingga kini dan masa akan datang, Maha Mensyukuri orangorang yang beriman dan beramal saleh dan memberi ganjaran kepada mereka, Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan dan yang tersimpan di dalam hati mereka.