Skip to main content

اِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَا ۖوَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُوْنَ  ( غَافِر: ٥٩ )

inna
إِنَّ
sesungguhnya
l-sāʿata
ٱلسَّاعَةَ
hari kiamat
laātiyatun
لَءَاتِيَةٌ
pasti akan datang
لَّا
tidak ada
rayba
رَيْبَ
keraguan
fīhā
فِيهَا
di dalamnya
walākinna
وَلَٰكِنَّ
akan tetapi
akthara
أَكْثَرَ
kebanyakan
l-nāsi
ٱلنَّاسِ
manusia
لَا
tidak
yu'minūna
يُؤْمِنُونَ
beriman

“'Inna As-Sā`ata La'ātiyatun Lā Rayba Fīhā Wa Lakinna 'Akthara An-Nāsi Lā Yu'uminūna.” (Ghāfir/40:59)

Artinya:

“Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (QS. Gafir: 59)

Setelah menegaskan bahwa menciptakan langit dan bumi merupakan pekerjaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan membangkitkan manusia dari kubur, maka sekarang Allah mempertegas keniscayaan akan datangnya Kiamat. Sesungguhnya hari Kiamat yang dijanjikan itu pasti akan datang, tidak ada keraguan tentang kedatangan-nya sedikit pun. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak beriman walaupun sudah terlalu banyak bukti yang diperlihatkan untuk itu.