Skip to main content

كَتَبَ اللّٰهُ لَاَغْلِبَنَّ اَنَا۠ وَرُسُلِيْۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌ   ( ٱلْمُجَادِلَة: ٢١ )

kataba
كَتَبَ
menulis/menetapkan
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
la-aghlibanna
لَأَغْلِبَنَّ
pasti mengalahkan
anā
أَنَا۠
Aku
warusulī
وَرُسُلِىٓۚ
dan rasul-Ku
inna
إِنَّ
sesungguhnya
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
qawiyyun
قَوِىٌّ
Maha Kuat
ʿazīzun
عَزِيزٌ
Maha Perkasa

“Kataba Allāhu La'aghlibanna 'Anā Wa Rusulī 'Inna Allāha Qawīyun `Azīzun.” (al-Mujādilah/58:21)

Artinya:

“Allah telah menetapkan, “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang.” Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa.” (QS. Al-Mujadalah: 21)

Allah mengingatkan manusia tentang sunah-Nya bahwa Dia telah menetapkan pada kitab induk di Loh Mahfuz bahwa “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang” dalam melawan kebatilan. Sungguh, Allah Mahakuat, Mahaperkasa menghadapi musuh-musuh-Nya.