Skip to main content

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِۚ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ   ( الحشر: ٢٢ )

huwa
هُوَ
Dia
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
alladhī
ٱلَّذِى
yang
لَآ
tidak
ilāha
إِلَٰهَ
tuhan
illā
إِلَّا
kecuali
huwa
هُوَۖ
Dia
ʿālimu
عَٰلِمُ
mengetahui
l-ghaybi
ٱلْغَيْبِ
yang ghaib/tersembunyi
wal-shahādati
وَٱلشَّهَٰدَةِۖ
dan yang terang/nampak
huwa
هُوَ
Dia
l-raḥmānu
ٱلرَّحْمَٰنُ
Maha Pengasih
l-raḥīmu
ٱلرَّحِيمُ
Maha Penyayang

Huwa Allāhu Al-Ladhī Lā 'Ilāha 'Illā Huwa `Ālimu Al-Ghaybi Wa Ash-Shahādati Huwa Ar-Raĥmānu Ar-Raĥīmu. (al-Ḥašr 59:22)

Artinya:

Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. (QS. [59] Al-Hasyr : 22)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Al-Qur’an adalah wahyu Allah petunjuk bagi manusia. Pada ayat ini dan seterusnya hingga akhir surah, Allah menjelaskan al-asma’ al-husna, nama-nama Allah yang indah. Apabila al-asma’ al-ëusna dipahami dan diresapkan secara mendalam ke dalam sanubari akan menguatkan keyakinan kepada-Nya. Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Dia memperkenalkan nama-nama-Nya. Bila zat-Nya dipikirkan akan membingungkan, karena pikiran manusia tidak sanggup menjangkaunya; bila nama-Nya disebut akan menggetarkan hati yang beriman; bila sifat-Nya diuraikan akan mempesona; dan bila perbuatan-Nya diamati dengan cermat akan mengagumkan setiap manusia; karena itu tidak ada Tuhan layak diibadati selain Dia. Yang Mengetahui yang gaib, karena pengetahuan-Nya tak terbatas; dan Yang Mengetahui yang nyata, karena pengetahuan-Nya meliputi zarrah. Dialah Yang Maha Pengasih, yang kasih sayang-Nya tak mengenal batas; Maha Penyayang, yang rahmat-Nya kepada orang yang beriman sejak di dunia hingga di surga.