Skip to main content

وَاِنْ تُطِعْ اَكْثَرَ مَنْ فِى الْاَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗاِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنْ هُمْ اِلَّا يَخْرُصُوْنَ   ( الأنعام: ١١٦ )

wa-in
وَإِن
dan jika
tuṭiʿ
تُطِعْ
kamu mengikuti
akthara
أَكْثَرَ
kebanyakan
man
مَن
orang
فِى
di
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
bumi
yuḍillūka
يُضِلُّوكَ
ia menyesatkan kamu
ʿan
عَن
dari
sabīli
سَبِيلِ
jalan
l-lahi
ٱللَّهِۚ
Allah
in
إِن
tidaklah
yattabiʿūna
يَتَّبِعُونَ
mereka mengikuti
illā
إِلَّا
kecuali/hanyalah
l-ẓana
ٱلظَّنَّ
prasangka
wa-in
وَإِنْ
dan tidaklah
hum
هُمْ
mereka
illā
إِلَّا
kecuali/hanyalah
yakhruṣūna
يَخْرُصُونَ
mereka berdusta

Wa 'In Tuţi` 'Akthara Man Fī Al-'Arđi Yuđillūka `An Sabīli Allāhi 'In Yattabi`ūna 'Illā Až-Žanna Wa 'In Hum 'Illā Yakhruşūna. (al-ʾAnʿām 6:116)

Artinya:

Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan. (QS. [6] Al-An'am : 116)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah menjelaskan tentang kebenaran Nabi Muhammad, Allah melarangnya untuk menghiraukan musuh-musuhnya yang tidak mau tergerak untuk mengikuti petunjuk Allah. Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini yang memilih kesesatan daripada hidayah, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka yang tidak memiliki landasan yang kuat, hanya karena mengikuti hawa nafsu belaka yang terus membuai mereka, dan mereka hanyalah membuat kebohongan yang tidak sesuai dengan kenyataan.