Skip to main content

وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا يَمَسُّهُمُ الْعَذَابُ بِمَا كَانُوْا يَفْسُقُوْنَ   ( ٱلْأَنْعَام: ٤٩ )

wa-alladhīna
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
kadhabū
كَذَّبُوا۟
(mereka)mendustakan
biāyātinā
بِـَٔايَٰتِنَا
dengan ayat-ayat Kami
yamassuhumu
يَمَسُّهُمُ
akan menimpa mereka
l-ʿadhābu
ٱلْعَذَابُ
azab
bimā
بِمَا
dengan sebab
kānū
كَانُوا۟
mereka adalah
yafsuqūna
يَفْسُقُونَ
mereka berbuat fasik

“Wa Al-Ladhīna Kadhdhabū Bi'āyātinā Yamassuhum Al-`Adhābu Bimā Kānū Yafsuqūna.” (al-ʾAnʿām/6:49)

Artinya:

“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami akan ditimpa azab karena mereka selalu berbuat fasik (berbuat dosa).” (QS. Al-An'am: 49)

Para rasul telah diutus dengan membawa bukti kebenaran dan juga peringatan. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, yaitu mengingkari risalah yang disampaikan para rasul tersebut, maka akan ditimpa azab yang sangat pedih baik di dunia ataupun akhirat, karena mereka selalu berbuat fasik, yaitu selalu melakukan aktivitas yang menjadikan mereka keluar dari keimanan dan ketaatan kepada Allah atau keluar dari sistem yang ditetapkan-Nya.