Skip to main content

وَاِذَا رَاَوْا تِجَارَةً اَوْ لَهْوًا ۨانْفَضُّوْٓا اِلَيْهَا وَتَرَكُوْكَ قَاۤىِٕمًاۗ قُلْ مَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ مِّنَ اللَّهْوِ وَمِنَ التِّجَارَةِۗ وَاللّٰهُ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ࣖ   ( ٱلْجُمُعَة: ١١ )

wa-idhā
وَإِذَا
dan apabila
ra-aw
رَأَوْا۟
mereka melihat
tijāratan
تِجَٰرَةً
perniagaan
aw
أَوْ
atau
lahwan
لَهْوًا
permainan
infaḍḍū
ٱنفَضُّوٓا۟
mereka menuju
ilayhā
إِلَيْهَا
kepadanya
watarakūka
وَتَرَكُوكَ
dan mereka meninggalkan kamu
qāiman
قَآئِمًاۚ
berdiri
qul
قُلْ
katakanlah
مَا
apa
ʿinda
عِندَ
disisi
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
khayrun
خَيْرٌ
lebih baik
mina
مِّنَ
dari
l-lahwi
ٱللَّهْوِ
permainan
wamina
وَمِنَ
dan dari
l-tijārati
ٱلتِّجَٰرَةِۚ
perniagaan
wal-lahu
وَٱللَّهُ
dan Allah
khayru
خَيْرُ
sebaik-baik
l-rāziqīna
ٱلرَّٰزِقِينَ
pemberi rizki/imbalan

“Wa 'Idhā Ra'aw Tijāratan 'Aw Lahwan Anfađđū 'Ilayhā Wa Tarakūka Qā'imāan Qul Mā `Inda Allāhi Khayrun Mina Al-Lahwi Wa Mina At-Tijārati Wa Allāhu Khayru Ar-Rāziqīna” (al-Jumuʿah/62:11)

Artinya:

“Dan apabila mereka melihat perdagangan atau permainan, mereka segera menuju kepadanya dan mereka tinggalkan engkau (Muhammad) sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah, “Apa yang ada di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perdagangan,” dan Allah pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Al-Jumu'ah: 11)

Ayat sebelumnya mengingatkan orang-orang beriman agar kembali bekerja mencari rezeki yang halal apabila sudah melaksanakan salat Jumat. Ayat ini menegur kaum muslim yang meninggalkan Rasulullah ketika sedang menyampaikan khutbah Jumat untuk berburu barang dagangan. Dan apabila mereka, orang-orang beriman yang sedang menyimak khutbah Jum'at, melihat perdagangan, kafilah dagang yang membawa barang-barang berharga tiba di Madinah atau permainan, hiburan musik dan tari yang diselenggarakan guna menyambut kafilah dagang yang baru tiba dari Syam, mereka, sebagian besar orang-orang yang sedang menyimak khutbah Jumat itu, segera menuju kepadanya, ke tempat kafilah dagang dan hiburan itu; dan mereka meninggalkan engkau Muhammad yang sedang berdiri, menyampaikan khutbah Jumat. Katakanlah, wahai Muhammad kepada mereka, “Apa yang ada di sisi Allah, kenikmatan surga yang diberikan kepada orang yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya lebih baik daripada permainan, hiburan, musik dan tari, dan perdagangan barang-barang berharga yang dicari dan disukai manusia.” Dan Allah pemberi rezeki yang terbaik kepada setiap manusia.