Skip to main content

اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـًٔا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ  ( ٱلْمُزَّمِّل: ٦ )

inna
إِنَّ
sesungguhnya
nāshi-ata
نَاشِئَةَ
bangun
al-layli
ٱلَّيْلِ
malam
hiya
هِىَ
ia/adalah
ashaddu
أَشَدُّ
sangat/lebih
waṭan
وَطْـًٔا
kuat
wa-aqwamu
وَأَقْوَمُ
dan lebih teguh/terkesan
qīlan
قِيلًا
ucapan/bacaan

“'Inna Nāshi'ata Al-Layli Hiya 'Ashaddu Waţ'āan Wa 'Aqwamu Qīlāan.” (al-Muzzammil/73:6)

Artinya:

“Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan.” (QS. Al-Muzzammil: 6)

Diperintahkannya ibadah di waktu malam adalah mengandung hikmah yang sangat besar di antaranya seperti yang disebut pada ayat ini. Sungguh, bangun untuk beribadah di waktu malam itu lebih kuat mengisi jiwa. dan bacaan di waktu itu lebih berkesan serta lebih mudah untuk dipahami dan dihayati.