Skip to main content

اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِۗ  ( ٱلْبَيِّنَة: ٦ )

inna
إِنَّ
sesungguhnya
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟
kafir/ingkar
min
مِنْ
dari
ahli
أَهْلِ
ahli
l-kitābi
ٱلْكِتَٰبِ
kitab
wal-mush'rikīna
وَٱلْمُشْرِكِينَ
dan orang-orang musyrik
فِى
dalam
nāri
نَارِ
neraka
jahannama
جَهَنَّمَ
jahanam
khālidīna
خَٰلِدِينَ
mereka kekal
fīhā
فِيهَآۚ
di dalammnya
ulāika
أُو۟لَٰٓئِكَ
mereka itu
hum
هُمْ
mereka
sharru
شَرُّ
seburuk-buruk
l-bariyati
ٱلْبَرِيَّةِ
makhluk

“'Inna Al-Ladhīna Kafarū Min 'Ahli Al-Kitābi Wa Al-Mushrikīna Fī Nāri Jahannama Khālidīna Fīhā 'Ūlā'ika Hum Sharru Al-Barīyati.” (al-Bayyinah/98:6)

Artinya:

“Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahanam; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk.” (QS. Al-Bayyinah: 6)

Sungguh, orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke neraka Jahanam dengan bermacam siksa pedih di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Tidak ada kesempatan bagi mereka untuk keluar, bahkan untuk sekadar sejenak lepas dari siksa. Mereka itu adalah sejahat-jahat makhluk. Allah telah mem-beri mereka peringatan, tetapi mereka enggan mengindahkannya. Dia tidak akan menyiksa seseorang kecuali setelah memberinya peringatan.