Skip to main content

وَيٰقَوْمِ مَنْ يَّنْصُرُنِيْ مِنَ اللّٰهِ اِنْ طَرَدْتُّهُمْ ۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ  ( هُود: ٣٠ )

wayāqawmi
وَيَٰقَوْمِ
Dan (ia berkata) hai kaumku
man
مَن
siapakah
yanṣurunī
يَنصُرُنِى
menolongku
mina
مِنَ
dari
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
in
إِن
jika
ṭaradttuhum
طَرَدتُّهُمْۚ
aku mengusir mereka
afalā
أَفَلَا
apakah tidak
tadhakkarūna
تَذَكَّرُونَ
kamu mengambil pelajaran

“Wa Yāqawmi Man Yanşurunī Mina Allāhi 'In Ţaradtuhum 'Afalā Tadhakkarūna.” (Hūd/11:30)

Artinya:

“Dan wahai kaumku! Siapakah yang akan menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka. Tidakkah kamu mengambil pelajaran?” (QS. Hud: 30)

Nabi Nuh pun berkata kepada mereka, "Wahai kaumku! Siapakah yang akan menolongku dari azab Allah jika aku mengusir mereka dari kampung halaman ini karena alasan mereka bukan orang terpandang lagi berharta, padahal mereka lebih berhak dihormati karena mereka telah beriman kepada Allah. Tidakkah kamu mengambil pelajaran tentang kebenaran ajaran yang aku bawa?"