Skip to main content

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ   ( ٱلرَّعْد: ٢٨ )

alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
āmanū
ءَامَنُوا۟
(mereka)beriman
wataṭma-innu
وَتَطْمَئِنُّ
dan menjadi tenteram
qulūbuhum
قُلُوبُهُم
hati mereka
bidhik'ri
بِذِكْرِ
dengan mengingat
l-lahi
ٱللَّهِۗ
Allah
alā
أَلَا
ingatlah
bidhik'ri
بِذِكْرِ
dengan mengingat
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
taṭma-innu
تَطْمَئِنُّ
menjadi tenteram
l-qulūbu
ٱلْقُلُوبُ
hati

“Al-Ladhīna 'Āmanū Wa Taţma'innu Qulūbuhum Bidhikri Allāhi 'Alā Bidhikri Allāhi Taţma'innu Al-Qulūbu.” (ar-Raʿd/13:28)

Artinya:

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra'd: 28)

Mereka yang mendapat petunjuk adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, dan hati mereka menjadi tenang dan tenteram dengan banyak mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan banyak mengingat Allah hati menjadi tenteram.