Skip to main content

وَكُلَّ اِنْسَانٍ اَلْزَمْنٰهُ طٰۤىِٕرَهٗ فِيْ عُنُقِهٖۗ وَنُخْرِجُ لَهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ كِتٰبًا يَّلْقٰىهُ مَنْشُوْرًا  ( ٱلْإِسْرَاء: ١٣ )

wakulla
وَكُلَّ
dan tiap-tiap
insānin
إِنسَٰنٍ
manusia
alzamnāhu
أَلْزَمْنَٰهُ
Kami gantungkan
ṭāirahu
طَٰٓئِرَهُۥ
kalungnya
فِى
pada
ʿunuqihi
عُنُقِهِۦۖ
lehernya
wanukh'riju
وَنُخْرِجُ
dan akan kami keluarkan
lahu
لَهُۥ
baginya
yawma
يَوْمَ
hari
l-qiyāmati
ٱلْقِيَٰمَةِ
kiamat
kitāban
كِتَٰبًا
kitab
yalqāhu
يَلْقَىٰهُ
ditemuinya
manshūran
مَنشُورًا
terbuka

“Wa Kulla 'Insānin 'Alzamnāhu Ţā'irahu Fī `Unuqihi Wa Nukhriju Lahu Yawma Al-Qiyāmati Kitābāan Yalqāhu Manshūrāan.” (al-ʾIsrāʾ/17:13)

Artinya:

“Dan setiap manusia telah Kami kalungkan (catatan) amal perbuatannya di lehernya. Dan pada hari Kiamat Kami keluarkan baginya sebuah kitab dalam keadaan terbuka.” (QS. Al-Isra': 13)

Ayat yang lalu ditutup dengan pernyataan bahwa segala sesuatu telah kami rinci dan jelaskan. Salah satu yang dirinci dan dijelaskannya berupa amal-amal perbuatannya. Ayat ini menyatakan, "Dan setiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya sebagaimana tetapnya kalung pada lehernya, tidak dapat terpisah satu dengan lainnya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang mencatat semua amalnya di dunia yang dijumpainya kitab itu terbuka, tidak ada sesuatu yang ditutupi atau tersembunyi."