Skip to main content

قُلْ كُلٌّ يَّعْمَلُ عَلٰى شَاكِلَتِهٖۗ فَرَبُّكُمْ اَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ اَهْدٰى سَبِيْلًا ࣖ  ( ٱلْإِسْرَاء: ٨٤ )

qul
قُلْ
katakanlah
kullun
كُلٌّ
tiap-tiap (orang)
yaʿmalu
يَعْمَلُ
bekerja
ʿalā
عَلَىٰ
atas/menurut
shākilatihi
شَاكِلَتِهِۦ
keadaannya
farabbukum
فَرَبُّكُمْ
maka Tuhanmu
aʿlamu
أَعْلَمُ
lebih mengetahui
biman
بِمَنْ
dengan/kepada siapa
huwa
هُوَ
dia
ahdā
أَهْدَىٰ
lebih mendapat petunjuk/benar
sabīlan
سَبِيلًا
jalan

“Qul Kullun Ya`malu `Alaá Shākilatihi Farabbukum 'A`lamu Biman Huwa 'Ahdaá Sabīlāan.” (al-ʾIsrāʾ/17:84)

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masing-masing.” Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.” (QS. Al-Isra': 84)

Katakanlah wahai Nabi Muhammad, "Setiap orang berbuat sesuai dengan keadaannya masing-masing, yakni sesuai pembawaannya, caranya dan kecenderungannya dalam mencari petunjuk dan menempuh jalan menuju kebenaran." Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya dan siapa yang lebih sesat jalannya. Kepada setiap orang dari kedua golongan itu Tuhan memberikan balasan sesuai dengan perbuatannya.