Skip to main content

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يَشْفَعُوْنَۙ اِلَّا لِمَنِ ارْتَضٰى وَهُمْ مِّنْ خَشْيَتِهٖ مُشْفِقُوْنَ   ( الأنبياء: ٢٨ )

yaʿlamu
يَعْلَمُ
(Allah) mengetahui
مَا
apa-apa
bayna
بَيْنَ
diantara
aydīhim
أَيْدِيهِمْ
hadapan mereka
wamā
وَمَا
dan apa-apa
khalfahum
خَلْفَهُمْ
dibelakang mereka
walā
وَلَا
dan tidak
yashfaʿūna
يَشْفَعُونَ
mereka memberi syafa'at
illā
إِلَّا
melainkan
limani
لِمَنِ
kepada orang
ir'taḍā
ٱرْتَضَىٰ
Dia meridai
wahum
وَهُم
dan mereka
min
مِّنْ
dari
khashyatihi
خَشْيَتِهِۦ
takut kepada-Nya
mush'fiqūna
مُشْفِقُونَ
mereka selalu berhati-hati

Ya`lamu Mā Bayna 'Aydīhim Wa Mā Khalfahum Wa Lā Yashfa`ūna 'Illā Liman Artađaá Wa Hum Min Khashyatihi Mushfiqūna. (al-ʾAnbiyāʾ 21:28)

Artinya:

Dia (Allah) mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tidak memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai (Allah), dan mereka selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. (QS. [21] Al-Anbiya' : 28)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Para malaikat demikian patuh dan taat kepada Allah karena mereka yakin bahwa Dia, senantiasa mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka, yakni apa yang sedang mereka kerjakan dan mengetahui segala sesuatu yang di belakang mereka, yakni apa yang telah mereka kerjakan; sehingga para malaikat yakin tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan dan pengawasan-Nya. Dan mereka para malaikat, tidak memberi syafaat kepada manusia di akhirat dengan mendoakannya, melainkan kepada orang yang diridai Allah, karena beriman dan beramal saleh; dan mereka, para malaikat itu, selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya. Oleh karena itu, mereka senantiasa menjauhkan diri dari mendurhakai atau menyalahi perintah dan larangan-Nya.