Skip to main content

وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ   ( ٱلْأَنْبِيَاء: ٣٨ )

wayaqūlūna
وَيَقُولُونَ
dan mereka berkata
matā
مَتَىٰ
kapankah
hādhā
هَٰذَا
ini
l-waʿdu
ٱلْوَعْدُ
janji (ancaman)
in
إِن
jika
kuntum
كُنتُمْ
kalian adalah
ṣādiqīna
صَٰدِقِينَ
orang-orang yang benar

“Wa Yaqūlūna Mataá Hādhā Al-Wa`du 'In Kuntum Şādiqīna.” (al-ʾAnbiyāʾ/21:38)

Artinya:

“Dan mereka berkata, “Kapankah janji itu (akan datang), jika kamu orang yang benar?”” (QS. Al-Anbiya': 38)

Karena orang-orang kafir itu tidak meyakini akhirat, maka dalam ayat ini terlihat betapa nekatnya mereka berkata kepada Rasulullah dengan sikap menantang. Dan mereka berkata, wahai Muhammad, Kapankah janji itu, azab neraka yang kamu sebut-sebut itu akan datang menimpa kami, jika kamu orang yang benar mengaku utusan Allah dan sanggup mendatangkan azab?”