Skip to main content

فَاِنْ لَّمْ تَجِدُوْا فِيْهَآ اَحَدًا فَلَا تَدْخُلُوْهَا حَتّٰى يُؤْذَنَ لَكُمْ وَاِنْ قِيْلَ لَكُمُ ارْجِعُوْا فَارْجِعُوْا هُوَ اَزْكٰى لَكُمْ ۗوَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ   ( ٱلنُّور: ٢٨ )

fa-in
فَإِن
maka jika
lam
لَّمْ
tidak
tajidū
تَجِدُوا۟
kamu menemui
fīhā
فِيهَآ
didalamnya
aḥadan
أَحَدًا
seseorang
falā
فَلَا
maka jangan
tadkhulūhā
تَدْخُلُوهَا
kamu memasukinya
ḥattā
حَتَّىٰ
sehingga
yu'dhana
يُؤْذَنَ
diizinkan
lakum
لَكُمْۖ
bagi kalian
wa-in
وَإِن
dan jika
qīla
قِيلَ
dikatakan
lakumu
لَكُمُ
bagi kalian
ir'jiʿū
ٱرْجِعُوا۟
kembalilah kamu
fa-ir'jiʿū
فَٱرْجِعُوا۟ۖ
maka kembalilah kamu
huwa
هُوَ
ia/hal itu
azkā
أَزْكَىٰ
lebih suci/bersih
lakum
لَكُمْۚ
bagi kalian
wal-lahu
وَٱللَّهُ
dan Allah
bimā
بِمَا
dengan/terhadap apa
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
kamu kerjakan
ʿalīmun
عَلِيمٌ
Maha Mengetahui

“Fa'in Lam Tajidū Fīhā 'Aĥadāan Falā Tadkhulūhā Ĥattaá Yu'udhana Lakum Wa 'In Qīla Lakum Arji`ū Fārji`ū Huwa 'Azkaá Lakum Wa Allāhu Bimā Ta`malūna `Alīmun.” (an-Nūr/24:28)

Artinya:

“Dan jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, “Kembalilah!” Maka (hendaklah) kamu kembali. Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nur: 28)

Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, yaitu jika di dalam rumah yang kamu kunjungi itu tidak ada orang sama sekali atau tidak ada yang berwenang mengizinkan atau melarang kamu masuk, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan oleh penghuni rumah kepadamu, “Kembalilah!” maka hendaklah kamu kembali dan tidak bersikeras meminta izin. Yang demikian itu lebih suci bagimu karena menjauhkan kamu dari prasangka negatif. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan, dan Dia pun akan membalasnya.