Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
فَٱنقَلَبُوا۟
maka mereka kembali
بِنِعْمَةٍ
dengan nikmat
مِّنَ
dari
ٱللَّهِ
Allah
وَفَضْلٍ
dan karunia
لَّمْ
tidak
يَمْسَسْهُمْ
menyentuh mereka/mereka mendapat
سُوٓءٌ
seburuk-buruk
وَٱتَّبَعُوا۟
dan mereka mengikuti
رِضْوَٰنَ
keridhaan
ٱللَّهِۗ
Allah
وَٱللَّهُ
dan Allah
ذُو
mempunyai
فَضْلٍ
karunia
عَظِيمٍ
besar

Fānqalabū Bini`matin Mina Allāhi Wa Fađlin Lam Yamsas/hum Sū'un Wa Attaba`ū Riđwāna Allāhi Wa Allāhu Dhū Fađlin `Ažīmin.

Tafsir Bahasa:

Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti keridhaan Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.

(174) Dengan keimanan dan tekad yang kuat itu akhirnya mereka dapat ke Medinah. Abu Sufyan dan tentaranya tidak jadi melakukan serangan terhadap mereka. Mereka sama sekali tidak mengalami panderitaan dan mereka tetap dalam keridaan Allah.