Skip to main content

مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ رِجَالٌ صَدَقُوْا مَا عَاهَدُوا اللّٰهَ عَلَيْهِ ۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ قَضٰى نَحْبَهٗۙ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّنْتَظِرُ ۖوَمَا بَدَّلُوْا تَبْدِيْلًاۙ   ( ٱلْأَحْزَاب: ٢٣ )

mina
مِّنَ
dari
l-mu'minīna
ٱلْمُؤْمِنِينَ
orang-orang beriman
rijālun
رِجَالٌ
laki-laki
ṣadaqū
صَدَقُوا۟
mereka benar (menepati)
مَا
apa
ʿāhadū
عَٰهَدُوا۟
yang mereka janjikan
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
ʿalayhi
عَلَيْهِۖ
atasnya
famin'hum
فَمِنْهُم
maka diantara mereka
man
مَّن
orang
qaḍā
قَضَىٰ
telah sampai
naḥbahu
نَحْبَهُۥ
waktu kematiannya
wamin'hum
وَمِنْهُم
dan diantara mereka
man
مَّن
orang
yantaẓiru
يَنتَظِرُۖ
menunggu
wamā
وَمَا
dan tidak
baddalū
بَدَّلُوا۟
mereka merubah
tabdīlan
تَبْدِيلًا
perubahan

“Mina Al-Mu'uminīna Rijālun Şadaqū Mā `Āhadū Allāha `Alayhi Faminhum Man Qađaá Naĥbahu Wa Minhum Man Yantažiru Wa Mā Baddalū Tabdīlāan.” (al-ʾAḥzāb/33:23)

Artinya:

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya),” (QS. Al-Ahzab: 23)

Di antara sifat mulia beliau yang harus diteladani oleh setiap mukmin adalah memenuhi janji. Di antara orang-orang mukmin yang beriman dengan sesungguhnya itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah untuk sabar dan tegar menghadapi kesulitan. Dan di antara mereka ada yang gugur, seperti pada perang Uhud, dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu apa yang Allah janjikan, seperti pertolongan-Nya pada Perang Khandak, dan mereka sedikit pun tidak mengubah janjinya.