Skip to main content

۞ لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ الْمُنٰفِقُوْنَ وَالَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ وَّالْمُرْجِفُوْنَ فِى الْمَدِيْنَةِ لَنُغْرِيَنَّكَ بِهِمْ ثُمَّ لَا يُجَاوِرُوْنَكَ فِيْهَآ اِلَّا قَلِيْلًا   ( ٱلْأَحْزَاب: ٦٠ )

la-in
لَّئِن
sesungguhnya jika
lam
لَّمْ
tidak
yantahi
يَنتَهِ
berhenti
l-munāfiqūna
ٱلْمُنَٰفِقُونَ
orang-orang munafik
wa-alladhīna
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
فِى
pada
qulūbihim
قُلُوبِهِم
hati mereka
maraḍun
مَّرَضٌ
penyakit
wal-mur'jifūna
وَٱلْمُرْجِفُونَ
dan orang-orang yang menyiarkan fitnah
فِى
pada
l-madīnati
ٱلْمَدِينَةِ
Madinah/kota
lanugh'riyannaka
لَنُغْرِيَنَّكَ
niscaya Kami perintahkan kamu menyerang
bihim
بِهِمْ
dengan mereka
thumma
ثُمَّ
kemudian
لَا
tidak
yujāwirūnaka
يُجَاوِرُونَكَ
mereka jadi tetanggamu
fīhā
فِيهَآ
didalamnya
illā
إِلَّا
kecuali
qalīlan
قَلِيلًا
sedikit

“La'in Lam Yantahi Al-Munāfiqūna Wa Al-Ladhīna Fī Qulūbihim Marađun Wa Al-Murjifūna Fī Al-Madīnati Lanughriyannaka Bihim Thumma Lā Yujāwirūnaka Fīhā 'Illā Qalīlāan.” (al-ʾAḥzāb/33:60)

Artinya:

“Sungguh, jika orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah tidak berhenti (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan engkau (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak lagi menjadi tetanggamu (di Madinah) kecuali sebentar,” (QS. Al-Ahzab: 60)

Setelah memerintahkan perempuan yang beriman untuk mengenakan jilbab, Allah lalu menjelaskan ancaman kepada para pengganggu yang pada umumnya kaum munafik. Sungguh, jika orang-orang munafik, yaitu mereka yang pura-pura beriman tetapi hatinya ingkar; orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya, seperti dengki dan dendam sehingga gemar menyakiti dan mengganggu orang-orang beriman; dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah tidak berhenti menyakitimu, niscaya Kami perintahkan engkau, wahai Nabi Muhammad, untuk memerangi mereka, kemudian mereka tidak lagi menjadi tetanggamu di Madinah kecuali sebentar