Skip to main content

وَمَا يَسْتَوِى الْاَعْمٰى وَالْبَصِيْرُ ۙ   ( فَاطِر: ١٩ )

wamā
وَمَا
dan tidak
yastawī
يَسْتَوِى
sama
l-aʿmā
ٱلْأَعْمَىٰ
orang yang buta
wal-baṣīru
وَٱلْبَصِيرُ
dan orang yang melihat

“Wa Mā Yastawī Al-'A`maá Wa Al-Başīru.” (Fāṭir/35:19)

Artinya:

“Dan tidaklah sama orang yang buta dengan orang yang melihat,” (QS. Fatir: 19)

Usai menjelaskan bahwa yang mau menerima peringatan dari Nabi adalah mereka yang takut kepada Allah dan menjalankan salat, pada ayat-ayat berikut Allah mendatangkan perumpamaan perbedaan antara orang mukmin dengan orang kafir. Dan tidaklah sama orang yang buta mata dan hatinya sehingga tidak dapat melihat dan menerima kebenaran,