Skip to main content

لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ نَصْرَهُمْۙ وَهُمْ لَهُمْ جُنْدٌ مُّحْضَرُوْنَ  ( يس: ٧٥ )

لَا
tidak
yastaṭīʿūna
يَسْتَطِيعُونَ
mereka tidak kuasa
naṣrahum
نَصْرَهُمْ
menolong mereka
wahum
وَهُمْ
sedang mereka
lahum
لَهُمْ
untuk mereka
jundun
جُندٌ
bala tentara
muḥ'ḍarūna
مُّحْضَرُونَ
dihadapkan/disiapkan

“Lā Yastaţī`ūna Naşrahum Wa Hum Lahum Jundun Muĥđarūna.” (Yāʾ Sīn/36:75)

Artinya:

“Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka; padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu.” (QS. Yasin: 75)

Sesembahan orang-orang musyrik itu tidak memiliki kekuatan apa pun untuk memberi manfaat atau menolak mudarat dari mereka. Mereka itu tidak dapat menolong mereka sedikit pun; padahal mereka itu, yaitu orang-orang musyrik, menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga sesembahan itu karena tidak mampu menjaga diri mereka sendiri.