Skip to main content

وَوَهَبْنَا لَهٗٓ اَهْلَهٗ وَمِثْلَهُمْ مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنَّا وَذِكْرٰى لِاُولِى الْاَلْبَابِ  ( ص: ٤٣ )

wawahabnā
وَوَهَبْنَا
dan Kami anugerahkan
lahu
لَهُۥٓ
kepadanya
ahlahu
أَهْلَهُۥ
keluarganya
wamith'lahum
وَمِثْلَهُم
dan serupa/sebanyak itu
maʿahum
مَّعَهُمْ
beserta mereka
raḥmatan
رَحْمَةً
rahmat
minnā
مِّنَّا
dari Kami
wadhik'rā
وَذِكْرَىٰ
dan pelajaran/peringatan
li-ulī
لِأُو۟لِى
bagi orang yang mempunyai
l-albābi
ٱلْأَلْبَٰبِ
pikiran

“Wa Wahabnā Lahu 'Ahlahu Wa Mithlahum Ma`ahum Raĥmatan Minnā Wa Dhikraá Li'wlī Al-'Albābi.” (Ṣād/38:43)

Artinya:

“Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipatgandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat.” (QS. Sad: 43)

Kami sembuhkan penyakit Nabi Ayyub dan setelah itu Kami anugerahi dia kebahagiaan berkumpul kembali bersama keluarganya yang lama terpisah dan Kami lipatgandakan jumlah mereka sehingga keluarga serta pengikutnya bertambah banyak. Kami anugerahkan hal itu sebagai rahmat dari Kami bagi orang yang berbuat baik dan sabar dalam menerima cobaan, dan sebagai pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat serta meyakini kemurahan dan rahmat Allah.