Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
وَمَن
dan barang siapa
يَعْمَلْ
beramal
مِنَ
dari
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
yang saleh
مِن
dari
ذَكَرٍ
laki-laki
أَوْ
atau
أُنثَىٰ
perempuan
وَهُوَ
dan dia
مُؤْمِنٌ
seorang yang beriman
فَأُو۟لَٰٓئِكَ
maka mereka itu
يَدْخُلُونَ
(mereka) masuk
ٱلْجَنَّةَ
surga
وَلَا
dan tidak
يُظْلَمُونَ
mereka dianiaya
نَقِيرًا
sedikitpun

Wa Man Ya`mal Mina Aş-Şāliĥāti Min Dhakarin 'Aw 'Unthaá Wa Huwa Mu'uminun Fa'ūlā'ika Yadkhulūna Al-Jannata Wa Lā Yužlamūna Naqīrāan.

Tafsir Bahasa:

Dan barangsiapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dizhalimi sedikit pun.

(124) Orang yang beramal saleh dan membersihkan dirinya sesuai dengan kesanggupannya, memperbaiki budi pekertinya, memperbaiki hubungannya dengan orang lain dalam pergaulannya di masyarakat dan orang yang tidak mau mengikuti tipu daya setan, Allah berjanji membalas kebaikan mereka dengan balasan yang sempurna dengan menyediakan surga bagi mereka, dan Allah tidak akan mengurangi pahala amalan mereka walau sedikit pun. Ayat ini merupakan peringatan dan pelajaran bagi kaum Muslimin bahwa manusia tidak dapat menggantungkan harapan dan cita-citanya semata-mata kepada angan-angan dan khayalan belaka, tetapi hendaklah berdasarkan usaha dan perbuatan. Orang yang berbangga-bangga dengan keturunan dan bangsa mereka adalah orang yang sesat, tidak akan mencapai apa yang dicita-citakannya.