Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
مُّذَبْذَبِينَ
mereka dalam keadaan ragu-ragu
بَيْنَ
antara
ذَٰلِكَ
demikian
لَآ
tidak
إِلَىٰ
kepada
هَٰٓؤُلَآءِ
ini/itu
وَلَآ
dan tidak
إِلَىٰ
kepada
هَٰٓؤُلَآءِۚ
ini/itu
وَمَن
dan barang siapa
يُضْلِلِ
menyesatkan
ٱللَّهُ
Allah
فَلَن
maka tidak
تَجِدَ
mendapat
لَهُۥ
baginya
سَبِيلًا
jalan

Mudhabdhabīna Bayna Dhālika Lā 'Ilaá Hā'uulā' Wa Lā 'Ilaá Hā'uulā' Wa Man Yuđlil Allāhu Falan Tajida Lahu Sabīlāan.

Tafsir Bahasa:

Mereka dalam keadaan ragu antara yang demikian (iman atau kafir), tidak termasuk kepada golongan ini (orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang kafir). Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah, maka kamu tidak akan mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) baginya.

(143) Kaum munafik kadang-kadang memihak orang-orang mukmin dan kadang-kadang memihak orang-orang kafir. Sikap mereka memihak itupun tidak dilakukan secara ikhlas, karena mereka hanya menginginkan ketentuan duniawi dan melepaskan diri dari tekanan-tekanan yang akan dijumpainya dari kedua belah pihak. Barang siapa yang disesatkan dari hidayah Allah, maka tidak ada yang dapat menolong dan tidak ada yang dapat menunjukinya kepada jalan yang benar yang akan melepaskan mereka dari kesesatan.