Skip to main content

لٰكِنِ اللّٰهُ يَشْهَدُ بِمَآ اَنْزَلَ اِلَيْكَ اَنْزَلَهٗ بِعِلْمِهٖ ۚوَالْمَلٰۤىِٕكَةُ يَشْهَدُوْنَ ۗوَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًاۗ   ( ٱلنِّسَاء: ١٦٦ )

lākini
لَّٰكِنِ
akan tetapi
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
yashhadu
يَشْهَدُ
Dia menyaksikan/mengakui
bimā
بِمَآ
dengan apa (Al Quran)
anzala
أَنزَلَ
Dia menurunkan
ilayka
إِلَيْكَۖ
kepadamu
anzalahu
أَنزَلَهُۥ
Dia menurunkannya
biʿil'mihi
بِعِلْمِهِۦۖ
dengan ilmuNya
wal-malāikatu
وَٱلْمَلَٰٓئِكَةُ
dan Malaikat-Malaikat
yashhadūna
يَشْهَدُونَۚ
mereka menjadi saksi
wakafā
وَكَفَىٰ
dan cukuplah
bil-lahi
بِٱللَّهِ
kepada Allah
shahīdan
شَهِيدًا
menjadi saksi

“Lākin Allāhu Yash/hadu Bimā 'Anzala 'Ilayka 'Anzalahu Bi`ilmihi Wa Al-Malā'ikatu Yash/hadūna Wa Kafaá Billāhi Shahīdāan.” (an-Nisāʾ/4:166)

Artinya:

“Tetapi Allah menjadi saksi atas (Al-Qur'an) yang diturunkan-Nya kepadamu (Muhammad). Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya, dan para malaikat pun menyaksikan. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi.” (QS. An-Nisa': 166)

Tetapi, ketahuilah bahwa Allah menjadi saksi atas kebenaran AlQur'an, kitab suci yang diturunkan-Nya kepadamu, wahai Muhammad. Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya yang amat sempurna, dan demikian pula para malaikat pun menyaksikan kebenaran Al-Qur'an itu. Dan cukuplah Allah yang menjadi saksi, sebab Dia yang mengutusmu dan mewahyukan Al-Qur'an kepadamu.