Skip to main content
ARBNDEENIDTRUR
يَسْـَٔلُونَكَ
mereka akan bertanya kepadamu
مَاذَآ
apa-apa yang
أُحِلَّ
dihalalkan
لَهُمْۖ
bagi mereka
قُلْ
katakanlah
أُحِلَّ
dihalalkan
لَكُمُ
bagi kalian
ٱلطَّيِّبَٰتُۙ
yang baik-baik
وَمَا
dan apa
عَلَّمْتُم
kamu ajari
مِّنَ
dari
ٱلْجَوَارِحِ
binatang buas
مُكَلِّبِينَ
dengan melatih untuk berburu
تُعَلِّمُونَهُنَّ
kamu mengajarnya
مِمَّا
dari apa/menurut apa
عَلَّمَكُمُ
mengajarkan kepadamu
ٱللَّهُۖ
Allah
فَكُلُوا۟
maka makanlah
مِمَّآ
dari apa
أَمْسَكْنَ
ia tangkap
عَلَيْكُمْ
atas kalian
وَٱذْكُرُوا۟
dan sebutlah
ٱسْمَ
nama
ٱللَّهِ
Allah
عَلَيْهِۖ
atasnya
وَٱتَّقُوا۟
dan bertakwalah
ٱللَّهَۚ
Allah
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
سَرِيعُ
sangat cepat
ٱلْحِسَابِ
perhitungan

Yas'alūnaka Mādhā 'Uĥilla Lahum Qul 'Uĥilla Lakum Aţ-Ţayyibātu Wa Mā `Allamtum Mina Al-Jawāriĥi Mukallibīna Tu`allimūnahunna Mimmā `Allamakum Allāhu Fakulū Mimmā 'Amsakna `Alaykum Wa Adhkurū Asma Allāhi `Alayhi Wa Attaqū Allāha 'Inna Allāha Sarī`u Al-Ĥisābi.

Tafsir Bahasa:

Mereka bertanya kepadamu (Muhammad), “Apakah yang dihalalkan bagi mereka?” Katakanlah, ”Yang dihalalkan bagimu (adalah makanan) yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang pemburu yang telah kamu latih untuk berburu, yang kamu latih menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu. Maka makanlah apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah (waktu melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat cepat perhitungan-Nya.”

(4) Ayat ini menerangkan dua macam makanan yang dihalalkan; 1. Makanan yang baik, yaitu semua jenis makanan yang menimbulkan selera untuk memakannya dan tidak ada nas yang mengharamkannya. Adapun yang sudah ada ketentuan haramnya, maka harus dipatuhi ketentuan itu, seperti sabda Rasulullah saw; Dari Ibnu Abbas berkata, "Rasulullah saw melarang memakan setiap binatang yang bertaring dari binatang buas dan setiap yang berkuku tajam dari unggas." (Riwayat Ahmad, Muslim, dan Ashabus-Sunan). 2. Binatang buruan yang ditangkap oleh binatang-binatang pemburu yang terlatih sehingga buruannya langsung dibawa kepada tuannya dan tidak akan dimakannya kecuali kalau diberi oleh tuannya. Apabila binatang pemburu itu memakan buruannya lebih dulu, sebelum diberikan oleh tuannya, maka buruannya itu haram dimakan seperti haramnya bangkai. Selanjutnya ayat ini menerangkan bahwa hasil buruan binatang yang terlatih itu boleh dimakan apabila pada saat melepaskan binatang, si pemburu membaca basmalah. Hukum membaca basmalah itu wajib menurut sebagian ulama seperti Abu Hanifah, menurut Imam Syafii hukumnya sunah. Kemudian akhir ayat ini menerangkan supaya tetap bertakwa, yaitu mematuhi semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, karena Allah sangat cepat menghitung semua amal hamba-Nya tanpa ada yang tertinggal dan tersembunyi bagi-Nya.