Skip to main content

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْاٰنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُّدَّكِرٍ ࣖ  ( ٱلْقَمَر: ٤٠ )

walaqad
وَلَقَدْ
dan sesungguhnya
yassarnā
يَسَّرْنَا
Kami mudahkan
l-qur'āna
ٱلْقُرْءَانَ
Al Quran
lildhik'ri
لِلذِّكْرِ
untuk peringatan/pelajaran
fahal
فَهَلْ
maka adakah
min
مِن
dari
muddakirin
مُّدَّكِرٍ
orang-orang yang memikirkan

“Wa Laqad Yassarnā Al-Qur'āna Lildhdhikri Fahal Min Muddakirin.” (al-Q̈amar/54:40)

Artinya:

“Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk peringatan, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 40)

Allah menuturkan kisah ini untuk mengingatkan betapa besar nikmat-Nya kepada manusia. Allah ingin agar manusia mau mengambil dari kisah itu pelajaran bagi kehidupannya. Dan sungguh, telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk dijadikan peringatan, maka adakah orang yang secara sungguh-sungguh mau mengambil pelajaran darinya sehingga Allah melimpahkan karunia dan membantunya memahami isinya?