Skip to main content

مُتَّكِـِٕيْنَ عَلٰى فُرُشٍۢ بَطَاۤىِٕنُهَا مِنْ اِسْتَبْرَقٍۗ وَجَنَا الْجَنَّتَيْنِ دَانٍۚ   ( ٱلرَّحْمَٰن: ٥٤ )

muttakiīna
مُتَّكِـِٔينَ
mereka bersandar
ʿalā
عَلَىٰ
atas
furushin
فُرُشٍۭ
permadani
baṭāinuhā
بَطَآئِنُهَا
sebelah dalamnya
min
مِنْ
dari
is'tabraqin
إِسْتَبْرَقٍۚ
sutera
wajanā
وَجَنَى
dan memetik
l-janatayni
ٱلْجَنَّتَيْنِ
dua surga
dānin
دَانٍ
dekat

“Muttaki'īna `Alaá Furushin Baţā'inuhā Min 'Istabraqin Wa Janaá Al-Jannatayni Dānin” (ar-Raḥmān/55:54)

Artinya:

“Mereka bersandar di atas permadani yang bagian dalamnya dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.” (QS. Ar-Rahman: 54)

Para penghuni surga itu sangat menikmati anugerah Allah. Mereka bersandar dengan santai di atas permadani yang bagian dalamnya terbuat dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu sangat dekat sehingga dapat dipetik dari dekat, tanpa perlu beranjak dari tempat mereka bersandar.