Skip to main content

اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ يَعْرِفُوْنَهٗ كَمَا يَعْرِفُوْنَ اَبْنَاۤءَهُمْۘ اَلَّذِيْنَ خَسِرُوْٓا اَنْفُسَهُمْ فَهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ ࣖ  ( ٱلْأَنْعَام: ٢٠ )

alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ātaynāhumu
ءَاتَيْنَٰهُمُ
Kami berikan kepada mereka
l-kitāba
ٱلْكِتَٰبَ
kitab
yaʿrifūnahu
يَعْرِفُونَهُۥ
mereka mengetahui kitanya
kamā
كَمَا
sebagaimana
yaʿrifūna
يَعْرِفُونَ
mereka mengetahui/mengenalnya (kitab)
abnāahumu
أَبْنَآءَهُمُۘ
anak-anak mereka
alladhīna
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
khasirū
خَسِرُوٓا۟
(mereka)merugikan
anfusahum
أَنفُسَهُمْ
diri mereka
fahum
فَهُمْ
maka mereka
لَا
tidak
yu'minūna
يُؤْمِنُونَ
(mereka)beriman

“Al-Ladhīna 'Ātaynāhum Al-Kitāba Ya`rifūnahu Kamā Ya`rifūna 'Abnā'ahum Al-Ladhīna Khasirū 'Anfusahum Fahum Lā Yu'uminūna.” (al-ʾAnʿām/6:20)

Artinya:

“Orang-orang yang telah Kami berikan Kitab kepadanya, mereka mengenalnya (Muhammad) seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman (kepada Allah).” (QS. Al-An'am: 20)

Orang-orang yang telah Kami berikan Kitab kepadanya, yaitu orangorang Yahudi yang diberi kitab Taurat sehingga mereka disebut Ahlulkitab, bersama kaum Nasrani yang juga Ahlulkitab karena menerima kitab Injil, mengenal Nabi Muhammad, sifat, karakter, tugas pokok, dan fungsinya sebagai nabi dan rasul terakhir, karena sudah tertulis dalam kitab Taurat dan Injil. Pengenalan mereka tentang Nabi Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri, namun sebagian besar dari orang-orang Yahudi dan Nasrani tersebut termasuk orang-orang yang merugikan dirinya karena mereka itu tidak beriman kepada Rasulullah, akibat kedengkian mereka kepadanya.