Skip to main content

يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ الْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ   ( الجمعة: ١ )

yusabbiḥu
يُسَبِّحُ
bertasbih
lillahi
لِلَّهِ
kepada Allah
مَا
apa
فِى
pada
l-samāwāti
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
langit(jamak)
wamā
وَمَا
dan apa
فِى
pada
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
bumi
l-maliki
ٱلْمَلِكِ
Raja
l-qudūsi
ٱلْقُدُّوسِ
Maha Suci
l-ʿazīzi
ٱلْعَزِيزِ
Maha Perkasa
l-ḥakīmi
ٱلْحَكِيمِ
Maha Bijaksana

Yusabbiĥu Lillāhi Mā Fī As-Samāwāti Wa Mā Fī Al-'Arđi Al-Maliki Al-Quddūsi Al-`Azīzi Al-Ĥakīmi. (al-Jumuʿah 62:1)

Artinya:

Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (QS. [62] Al-Jumu'ah : 1)

1 Tafsir Ringkas Kemenag

Apa yang ada di langit, bintang, bulan, matahari dan seluruh planet; dan apa yang ada di bumi, hewan dan tetumbuhan bertasbih kepada Allah, mengakui dan menyatakan kemahasucian Allah yang berbeda dengan seluruh makhluk ciptaan-Nya; Dia adalah Maharaja yang kekuasaan-Nya mutlak; Yang Mahasuci dari segala yang diduga manusia; dan Dialah Yang Mahaperkasa menciptakan dan menghancurkan jagat raya sekejap mata; Mahabijaksana, tidak terburu menggunakan kekuasaan-Nya yang tiada terbatas untuk menghancurkan jagat raya atau menghukum manusia yang berdosa.