Skip to main content

اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًاۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ   ( ٱلْمُلْك: ١٧ )

am
أَمْ
atau
amintum
أَمِنتُم
kamu merasa aman
man
مَّن
siapa (Allah)
فِى
di
l-samāi
ٱلسَّمَآءِ
langit
an
أَن
bahwa
yur'sila
يُرْسِلَ
Dia akan mengirimkan
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
atas kalian
ḥāṣiban
حَاصِبًاۖ
angin yang mengandung batu
fasataʿlamūna
فَسَتَعْلَمُونَ
maka kelak kamu akan mengetahui
kayfa
كَيْفَ
bagaimana
nadhīri
نَذِيرِ
peringatan-Ku

“'Am 'Amintum Man Fī As-Samā'i 'An Yursila `Alaykum Ĥāşibāan Fasata`lamūna Kayfa Nadhīri.” (al-Mulk/67:17)

Artinya:

“Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia yang di langit tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu? Namun kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.” (QS. Al-Mulk: 17)

Atau sudah merasa amankah kamu, bahwa Dia Allah yang di langit yang mengendalikan sepenuhya semua makhluk, tidak akan mengirimkan badai yang berbatu kepadamu yang dapat membinasakan kamu? Namun kalau kamu tetap durhaka, kelak kamu akan mengetahui bagaimana akibat mendustakan peringatan-Ku.