Skip to main content

اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۖ وَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ   ( ٱلْقَلَم: ٧ )

inna
إِنَّ
sesungguhnya
rabbaka
رَبَّكَ
Tuhanmu
huwa
هُوَ
Dia
aʿlamu
أَعْلَمُ
lebih mengetahui
biman
بِمَن
pada siapa
ḍalla
ضَلَّ
ia sesat
ʿan
عَن
dari
sabīlihi
سَبِيلِهِۦ
jalan-Nya
wahuwa
وَهُوَ
dan Dia
aʿlamu
أَعْلَمُ
lebih mengetahui
bil-muh'tadīna
بِٱلْمُهْتَدِينَ
terhadap orang-orang yang mendapat petunjuk

“'Inna Rabbaka Huwa 'A`lamu Biman Đalla `An Sabīlihi Wa Huwa 'A`lamu Bil-Muhtadīna.” (al-Q̈alam/68:7)

Artinya:

“Sungguh, Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Qalam: 7)

Sungguh, Tuhan yang memelihara dan membimbing-mu, wahai Nabi Muhammad, Dialah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya serta siapa yang gila. dan Dialah yang paling mengetahui siapa orang yang mendapat petunjuk serta mengamalkan dengan mantap dan istikamah petunjuk tersebut.