Skip to main content

قُلْ اِنِّيْ لَنْ يُّجِيْرَنِيْ مِنَ اللّٰهِ اَحَدٌ ەۙ وَّلَنْ اَجِدَ مِنْ دُوْنِهٖ مُلْتَحَدًا ۙ  ( ٱلْجِنّ: ٢٢ )

qul
قُلْ
katakanlah
innī
إِنِّى
sesungguhnya
lan
لَن
tidak dapat
yujīranī
يُجِيرَنِى
melindungiku
mina
مِنَ
dari
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
aḥadun
أَحَدٌ
seseorang/satu
walan
وَلَنْ
dan tidak
ajida
أَجِدَ
aku mendapatkan
min
مِن
dari
dūnihi
دُونِهِۦ
selain-Nya
mul'taḥadan
مُلْتَحَدًا
tempat lari/berlindung

“Qul 'Innī Lan Yujīranī Mina Allāhi 'Aĥadun Wa Lan 'Ajida Min Dūnihi Multaĥadāan.” (al-Jinn/72:22)

Artinya:

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya.” (QS. Al-Jinn: 22)

Jangankan terhadap orang lain bahkan terhadap diri sendiri Nabi pun tidak berkuasa. Inilah yang diisyaratkan pada ayat ini. Katakanlah, wahai Nabi Muhammad, “Sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang dapat melindungiku dari azab Allah dan aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya.