Skip to main content

مُّتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا عَلَى الْاَرَاۤىِٕكِۚ لَا يَرَوْنَ فِيْهَا شَمْسًا وَّلَا زَمْهَرِيْرًاۚ  ( ٱلْإِنْسَان: ١٣ )

muttakiīna
مُّتَّكِـِٔينَ
mereka duduk bersandar
fīhā
فِيهَا
didalamnya
ʿalā
عَلَى
atas
l-arāiki
ٱلْأَرَآئِكِۖ
pelaminan/dipan
لَا
tidak
yarawna
يَرَوْنَ
mereka melihat
fīhā
فِيهَا
didalamnya
shamsan
شَمْسًا
matahari
walā
وَلَا
dan tidak
zamharīran
زَمْهَرِيرًا
kedinginan yang sangat

“Muttaki'īna Fīhā `Alaá Al-'Arā'iki Lā Yarawna Fīhā Shamsāan Wa Lā Zamharīrāan.” (al-ʾInsān/76:13)

Artinya:

“Di sana mereka duduk bersandar di atas dipan, di sana mereka tidak melihat (merasakan teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang berlebihan.” (QS. Al-Insan: 13)

13-14. Di sana yaitu di dalam surga, mereka duduk bersandar di atas dipan bersama pasangan mereka dan keluarga besar. Di sana mereka tidak melihat dan juga tidak merasakan teriknya matahari dan tidak pula merasakan udara dingin yang berlebihan. Dan anugerah tersebut semakin membahagiakan dengan adanya naungan pepohonannya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik buahnya.13-14. Di sana yaitu di dalam surga, mereka duduk bersandar di atas dipan bersama pasangan mereka dan keluarga besar. Di sana mereka tidak melihat dan juga tidak merasakan teriknya matahari dan tidak pula merasakan udara dingin yang berlebihan. Dan anugerah tersebut semakin membahagiakan dengan adanya naungan pepohonannya dekat di atas mereka dan dimudahkan semudah-mudahnya untuk memetik buahnya.